5 Tips Ampuh Melejitkan Rezeki




Durencity - Rezeki adalah topik yang sering diperbincangkan oleh banyak orang. Rezeki bisa memiliki banyak makna, seperti kesehatan, keuangan, kebersamaan, kebahagiaan dan masih banyak lagi. Walau demikian orang sering menghubungkan rezeki dengan banyaknya harta/kekayaan yang dimiliki.

 Banyak orang tertarik untuk mencari tahu bagaimana caranya melipatgandakan rezeki yang ia terima. Dari situ banyak sekali informasi yang bisa kita dapat baik itu dari buku, ceramah dan cara-cara jitu agar rezeki yang kita terima bisa beripat kali jumlahnya.

 Caranya pun bermacam-macam, mulai dari cara yang benar dan cara yang salah sekalipun seperti memohon ke „orang pintar‟ dan lain-lain. Intisari dari semua tata cara dan metode agar rezeki bisa berlipat-lipat secara benar, dan tentunya melalui pengalaman saya pribadi, maka muncullah suatu kombinasi yang dahsyat yang saya sebut sebagai jurus 5S (Lima S) Untuk Memperlancar Rezeki.

 Saya jamin jika Anda melakukan kelima-limanya Anda tidak akan pernah miskin!! Berani sekali saya mengatakan demikian? Apakah saya sombong dan berani melebihi Sang Pemberi Rizki? Tentu saja tidak, karena jaminan itu sendiri berasal dari Sang Pemberi Rezeki. Kalau manusia berjanji maka ia wajib mengatakan “Insya Allah” yang artinya “Jika Tuhan Menghendaki”, namun bagaimana jika Tuhan sendiri yang berjanji? Tentunya 100% pasti terjadi!! Semua amalan ini bisa Anda lakukan kapanpun & di manapun, sehingga sangat praktis dan ampuh. Walau demikian ada keistimewaan dari masing-masing amalan ini, di mana 3 amalan pertama dapat dilakukan siapapun, agama apapun dan ras manapun.

 Namun 2 S terakhir, dengan kemampuannya yang sangat powerful hanya dapat dilakukan bagi Muslim saja. Walau demikian masing-masing amalan ini sangatlah dahsyat, dan terbuka untuk semua kalangan. Langsung saja, apa 5S itu?

 S1 : Syukur




 S yang pertama adalah syukur. Perlu diingat !! Dari 5S amalan memperlancar rezeki, S yang pertama ini merupakan syarat wajib. Apa artinya? Jika S ini tidak dilakukan maka 4S di bawahnya tidak akan berdampak apa-apa, dengan kata lain semuanya sia-sia. Apa yang dimaksud dengan syukur? Apakah sesederhana kita berkata “Aku bersyukur padaMu Tuhan” atau bagaimana?

 Bukankah Tuhan sudah mengatakan bahwasanya akan ditambah nikmat bagi siapa saja yang bersyukur, dan bagi yang tidak bersyukur maka sesungguhnya siksaNya sangat pedih. Oleh karena itu syukur yang dimaksud dapat didefinisikan ke dalam 3 poin penting yang berbeda, yaitu: a. Syukur Alhamdulillah Syukur yang pertama tentunya bersyukur langsung kepada Tuhan atas semua nikmat dan karunia yang sudah ia berikan.

 Apa yang disyukuri? Apa saja! Apapun yang terpikirkan oleh Anda saat ini! Apapun yang mampu disadari dan dirasakan sebagai nikmat, maka bersyukurlah atas itu semua. Perlu diingat bahwa bukan Tuhan sebagai Sang Maha Memiliki yang memerlukan kita, tetapi justru sebaliknya, kitalah yang serba kekurangan yang memerlukan Nya. Sering sekali kita sebagai mahluk yang „terkadang‟ jarang mensyukuri apa-apa yang sudah kita miliki selama ini, justru banyak mengeluh tentang kehidupan ini. Padahal sebenarnya jika kita menghitung nikmat yang kita terima untuk setiap detiknya maka banyak sekali karuniaNya yang bisa kita syukuri.

Mulai dari nafas yang kita hirup setiap detiknya, denyut jantung yang berdetak dengan teratur setiap detiknya, bagaimana aliran darah memberikan zat-zat penting untuk setiap sel-sel di seluruh bagian tubuh kita setiap detiknya, mata kita, penciuman, pendengaran dan semua indera yang berfungsi dengan baik setiap detiknya hanyalah sebagian kecil dari semua nikmatNya yang mampu kita rasakan. Orang-orang yang kita cintai, keluarga, dan kondisi kesehatan adalah nikmat yang luar biasa.

Bisakah Anda memberi harga pada mata Anda? 5 juta? 5 milyar? 5 trilyun? Saya yakin harganya tak terhingga. Bisakah Anda memberi harga pada keluarga Anda? Orang tua Anda? Suami/istri/anak Anda? 10 Trilyun? Saya juga sangat yakin bahwa mereka semua sangat berharga bagi Anda.. Syukurilah itu semua..

Coba bayangkan jika Anda memiliki segalanya, uang dan harta yang berlimpah, bahkan Anda dinobatkan sebagai orang terkaya no. 1 di dunia, namun Anda sekarang sedang terkena penyakit stroke dan sedang koma. Parahnya lagi semuanya sudah berlangsung selama 1 tahun. Apakah Anda bisa menikmati semua kekayaan itu? Tentu saja tidak. Kesehatan Anda saat ini, dan ketika Anda sedang membaca inipun, membuat Anda menyadari bahwa banyak yang bisa disyukuri dari kehidupan ini.

Oleh karena itu pada dasarnya orang yang selalu merasa kekurangan rezeki adalah orang yang jarang mensyukuri apa-apa yang ia miliki, ia lihat, ia dengar, dan ia rasakan. Jikalau Tuhan memberikan banyak rezeki kepadanya, namun karena ia jarang mensyukuri semua nikmat itu, maka semua nikmat itu tidak akan mampu ia rasakan. “Seseorang tidak akan mampu melihat hal yang positif selama ia hanya fokus pada hal yang negatif saja.” Sangatlah tidak pantas jika kita yang sebenarnya hanya „numpang hidup‟ di dunia ini cuma mampu mengeluh dan tidak pernah bersyukur.

 Sangatlah merugi jika setiap waktu yang kita lalui hanyalah diisi dengan keluhan-keluhan yang sebenarnya kurang ada manfaatnya. Barangkali kita pernah mengeluh tentang cuaca yang sangat panas, debu dan asap yang kotor, hidup yang susah, rejeki yang seret, lingkungan yang dipenuhi orangorang menyebalkan, karir yang begitu-begitu saja, kondisi keluarga yang berantakan dan penuh pertengkaran. Seberapapun beratnya kondisi itu.. mulailah dengan satu sikap, bersyukurlah atas semua itu! Ada sebuah analogi yang sangat sederhana.

 Misalkan ada 2 orang sahabat sebut saja “A” dan si “B”. Si Fulan ingin memberikan “B” hadiah karena dulu “B” pernah menolongnya saat ia mengalami kecelakaan. Tidak tanggung-tanggung ia akan memberikan “B” uang sebanyak 10 juta rupiah hari ini juga. Kemudian si “A” datang menghampiri “B”, namun dalam perjalanan, ia mendengar “B” bercengkerama dengan orang lain. “B” dengan sombongnya mengatakan bahwa seandainya saat kecelakaan itu ia tidak ada di sana pastilah si “A” sudah tidak terselamatkan. Si “A” masih hidup karena keberadaanya, bla bla bla ... dan seterusnya. Semua perbincangan itu didengarkan oleh si “A” dengan sangat jelas sekali. Pertanyaannya, apakah si “A” jadi memberikan uang 10 juta kepada “B”? Besar kemungkinan ia akan membatalkan rencana baiknya kepada “B”!! Hal yang sama juga terjadi terhadap rezeki kita yang sudah direncanakan oleh Yang Maha Kuasa. Bisa saja beberapa menit dari sekarang akan ada banyak rezeki yang segera kita dapat dariNya. Benar beberapa menit dari sekarang akan ada banyak rezeki yang akan kita terima, namun barangkali karena kesombongan kita, justru kita banyak mengeluh dan merasa tinggi hati (merasa sombong). Kira-kira apakah Yang Maha Kuasa jadi memberikan rezekinya? 

Bukankah sudah ditegaskan sebelumnya bahwa akan ditambah nikmat bagi yang bersyukur, dan bagi yang tidak bersyukur sesungguhnya azabNya sangat pedih. Sekarang pertanyaannya adalah bagaimana melakukannya dengan mudah? Ada banyak cara, cara yang sering saya lakukan dan hasilnya memang luar biasa adalah, ungkapkanlah setidaknya 10 hal yang patut disyukuri setiap hari. Ya betul 10 saja, tidak perlu banyak-banyak, gampang kan??

Saat yang paling mudah adalah ketika Anda mandi di pagi hari, atau sarapan di pagi hari. Sangat sulit melakukannya ketika Anda baru saja bangun tidur, karena biasanya orang belum 100% sadar. Lalu apa saja yang disyukuri? Apapun itu, misal bersyukur karena hari ini cuaca cerah, bersyukur karena masih bisa bernafas, bersyukur bisa makan enak, bersyukur karena sehat dan lain-lain. Sekalipun itu kondisi yang tidak menyenangkan, maka bersyukurlah. Barangkali ada banyak orang di luar sana yang tidak seberuntung Anda..

 Jangan lupa untuk mengungkapkan minimal 10 poin yang patut disyukuri dengan “tersenyum”. Anda bisa melakukannya dengan menggunakan ungkapan „Alhamdulillah‟, „puji tuhan‟, „terima kasih Tuhan‟, atau istilah apapun yang menunjukkan ungkapan rasa syukur Anda. Misal seperti ini: “Alhamdulillah, aku bersyukur padaMu karena hari ini banyak orang yang membaca ebook ini.” www.epaminternational.com 11 “Alhamdulillah, aku bersyukur atas kesehatan yang selalu Engkau berikan.” “Alhamdulillah, aku bersyukur karena rezeki yang engkau limpahkan berupa keluarga yang menyayangiku.” ... dan lain-lain sampai minimal 10 poin saja.

 Cobalah dan buktikan sendiri, lakukan ini terus menerus minimal selama 21 hari non-stop, dan lihatlah keajaiban di hari ke -22 !! Maka Anda akan secara otomatis melakukannya tanpa Anda sadari.. b. Merasa pantas Ada hal yang sangat menarik ketika saya mendengar cerita tentang dua orang yang sedang bercengkrama mengenai impian masing-masing.

  Orang yang pertama (Si A) bertanya kepada temannya tentang impianya. “Bang lo pengen punya rumah di Pondok Indah gak, atau daerah menteng, secara itu kawasan khusus orang-orang sukses!” Temannya (Si B) menjawab, “Aduh!! Mana pantas ane tinggal di kawasan elit kayak begonoan. Ane mah yang biasa-biasa aja dah!!” Pertanyaannya apakah si B akan bisa tinggal di kawasan elit Pondok Indah ataupun Menteng? Jawabannya sudah jelas “Tidak akan pernah !!” kenapa demikian? Karena niatpun tidak ada. Semenjak si B memberikan identitas bahwa dirinya merasa tidak pantas tinggal di kawasan tersebut, maka sejak saat itulah ia sudah menentukan masa depannya  untuk tidak pernah tinggal di sana. Sejak saat itulah ia sudah menentukan takdirnya sendiri.

 Ada lagi yang menarik, ketika dalam suatu sesi pelatihan, saya pernah bertanya ke salah satu peserta tentang kisah cintanya bersama pasangan hidupnya (saya tanya saat dulu sebelum ia menikah). Saya tanya kepadanya, “Pak, dulu kira-kira kenapa Bapak suka dengan calon istrinya?” Kemudian ia menjawab, “Oh ya karena istri saya (dulu masih calon) orangnya baik, cantik, ya gitu deh.” (Sambil diwarnai dengan canda tawa para peserta yang lain).

 Kemudian saya tanya lagi ia, “Pak dulu pada saat pedekate (pendekatan) dengan istrinya, yakin ga, kalau Bapak bisa ngedapetin dia untuk jadi istri?” Kemudian jawabnya, “Oh tentu saja yakin.” “Pertanyaannya, apakah Bapak akan mengejar calon istrinya,jika saat pertama kali melihat calon istrinya Bapak sudah merasa tidak pantas untuk dia?” Ia menjawab, “Wah tidak pernah pak.” “Kalau saja misalnya ia anak presiden, dan Bapak sebagai orang yang biasa-biasa aja ngerasa minder ketika ngelihat si perempuan anak presiden itu.

 Apakah Bapak bakalan mendekati dia?” Ia menjawab, “Wah ragu pak, gak level.” Nah kebanyakan orang merasa tidak pantas jika dirinya hidup dengan berbagai keberlimpahan, tinggal di rumah mewah, memiliki banyak aset dan lain-lain. Kebanyakan orang merasa tidak pantas hidup sukses sesuai dengan impian idealnya. www.epaminternational.com 13 Tentu saja hal ini akan menghentikan niat seseorang untuk betul-betul meraih impiannya tersebut. Tentunya ini akan menciptakan takdir barunya, dan bahayanya kebanyakan orang yang hidupnya biasa-biasa saja adalah orang yang tidak berani bermimpi, dan yang paling sering ditemukan, mereka biasanya memang merasa tidak pantas untuk hidup sukses.

 Ada juga yang nyeletuk, “Pak ente enak pak ngomong begonoan, saya ini sudah ditakdirkan sama Tuhan gak mungkin bisa kaya!!” Kemudian saya bertanya, “Kok bisa begitu pak?” Ia menjawab, “Lihat nih pak di dada saya ada tanda lahir dari Tuhan.” Kemudian ia membuka bajunya dan muncullah tanda lahir besar di sana memenuhi dadanya bertuliskan “MELARAT !!” Hehehe gak mungkin ada yang seperti itu, itu hanyalah khayalan dan sekedar intermezzo saja...

Merasa pantas bukanlah sombong. Merasa pantas adalah bentuk rasa syukur, berupa kepercayaan diri dan optimisme bahwa dirinya diciptakan di dunia ini sebagai mahluk yang terbaik (khuntum khoiru ummah – ummat terbaik). Merasa pantas adalah berkata ke diri sendiri (bukan ke banyak orang) bahwa dirinya adalah insan yang luar biasa dan diciptakan dari zat yang Maha Luar Biasa. Bukankah sudah ditegaskan pula bahwa Tuhan itu sesuai dengan prasangka hambaNya.

 Jika hambanya berperasangka baik maka tentu Tuhan akan banyak memberikan kebaikan padanya, namun jika ia berperasangka buruk, maka sangat sedikit nikmat Tuhan yang bisa ia rasakan. Pertanyaannya sekarang, apakah Anda merasa pantas untuk sukses?

 Jawabannya pasti “YA ANDA PANTAS UNTUK ITU!!” Sekarang katakan kepada diri Anda sendiri, dengan dagu sedikit condong ke atas, tegakkan kepala Anda, dan percepat nafas Anda persis ketika Anda dalam postur paling bersemangat! Kemudian katakan pada diri Anda sendiri (bisa berbisik dalam hati) dengan penuh percaya diri, senyum, dan penuh ketegasan ! “AKU DICIPTAKAN UNTUK MENJADI YANG TERBAIK!! MENJADI PEMENANG!! DI ATAS RATA-RATA ORANG LAIN!! AKU YAKIN TUHAN SUDAH MENYIAPKAN REZEKI YANG BANYAK UNTUKKU..”

  Memantaskan diri Banyak sekali orang-orang yang bermimpi besar, namun kenyatannya mereka tidak mendapatkan apa-apa (atau hanya sedikit yang berhasil diraih). Apa penyebabnya? Karena mereka hanya sampai pada tahapan merasa pantas saja, namun lupa untuk memantaskan diri. Apa maksudnya? Ada suatu kisah tentang seseorang yang berambisi dan bermimpi untuk bisa memiliki bisnis kelas dunia. Ia ingin  mengekspor produk-produknya ke manca negara. Ia sudah banyak bermimpi, dan mengimajinasikan semuanya, bahkan dengan sangat detail.

 Namun ia tidak pernah belajar tentang peraturan ekspor impor. Ia tidak pernah mendirikan badan hukum untuk usahanya. Ia juga tidak mempelajari istilah-istilah asing dalam ekspor impor. Pertanyaannya, apakah impiannya bisa terwujud dalam dunia nyata? Mustahil! Seseorang yang ingin meraih impiannya, mendapatkan banyak rezeki, banyak penghasilan maka ia harus memantaskan diri layaknya orang lain yang sudah mendapatkannya terlebih dahulu. “Sukses adalah gelar yang didapat hanya oleh mereka yang pantas mendapatkannya.

 Layaknya surga juga hanya pantas didapat bagi mereka yang juga sudah memantaskan diri untuk memasukinya.“ Ingin jadi orang sukses? Lihatlah bagaimana gaya hidup orang sukses sebelum meraih kesuksesannya. Apa yang dilakukannya? Apa yang diperjuangkannya? Tirulah mereka dan pantaskanlah diri Anda, layaknya mereka semua yang merintis kesuksesan dari ketiadaan menjadi keberlimpahan (from zero to hero). Ingin jadi orang hebat? Lihatlah bagaimana orangorang hebat di luar sana bersikap, bertindak dan berperilaku. Pantaskan diri Anda layaknya mereka, belajar dari mereka dan bahkan lakukan lebih baik dari mereka. Pertanyaannya, sudahkah Anda memantaskan diri? “YA” pantaskan diri Anda mulai dari sekarang.

 “Tuhan tidak akan merubah nasib Anda sedikitpun, jika Anda tidak segera bertindak, merubah apa-apa yang ada pada diri Anda, memantaskan diri Anda dan melakukan semua tahapan yang diperlukan, mulai dari sekarang!” Lakukanlah ketiga bentuk rasa syukur ini, mulai dengan mensyukuri semua nikmat kehidupan, merasa pantas bahwa Anda mampu melakukan impian Anda, dan mulailah memantaskan diri dari sekarang. Lakukanlah itu dulu, tidak akan memakan banyak waktu. Jika sudah, beranjaklah ke amalan rezeki yang lainnya, yaitu Sedekah.


S2 : Sedekah



 Sedekah adalah hal yang ajaib sekaligus powerful. Sedekah memiliki banyak kesamaan istilah, seperti sumbangan, charity, amal, dan donasi. Sedekah yang dimaksud di sini adalah sedekah harta, dan bukanlah sedekah senyum atau yang lainnya. Tidak sedikit pula yang mengatakan, “Mana mungkin sedekah bisa memperbanyak rezeki, bukankah dengan bersedekah, rezeki kita justru berkurang?”

  Banyak sekali ayat-ayat tentang sedekah yang menjelaskan bahwa dengan bersedekah maka imbalannya luar biasa, tidak terkira dan berlipat-lipat. Namun tidak sedikit orang yang sulit melihat dan merasakan itu semua. Mengapa demikian? Karena ternyata akal kita terbatas dan tidak melihat semua kejadian yang dialami sebagai suatu sebab akibat.

 Ada suatu kisah tentang seorang pemuda yang baru saja lulus dari universitasnya menyelesaikan gelar masternya, sebut saja namanya Bambang. Ternyata ia memiliki kebiasaan bersedekah kepada para pemulung di jalanan yang ia temui. Ia memang bukan orang yang berada, setidaknya setiap hari ia menyisihkan 1000 perak untuk pemulung yang ia temui. Setelah ia memberikan uang 1000 peraknya, ia berjalanjalan di alun-alun kota sambil membeli bakso di pinggir jalan.

 Harga bakso itu satu porsinya adalah 10rb perak. Sementara ia menghabiskan baksonya ternyata ada sahabatnya dulu yang satu kampus datang juga membeli bakso tersebut, namun ia tidak menyadarinya. Saat si Bambang selesai menghabiskan 1 porsi baksonya, ia berencana membayar ongkos makan baksonya, namun ia kaget melihat sahabat lamanya ternyata duduk di belakangnya. Sambil tertawa keras ia menyapa sahabatnya itu, “Prul ngapain lo di sini? Lo sekarang keterima kerja di Jakarta ya?”

 Perbicangan yang sangat asyik antara dua sahabat karib yang lama tidak berjumpa berlangsung cukup lama. Akhirnya saat si Bambang mau membayar baksonya, si Iprul memotong pembicaraan, “Udahlah Mbang kali ini biar aku yang bayar!! Berapa Mang? 10 ribu ya? Nih mang.” Akhirnya dibayarlah bakso si Bambang tadi 10 ribu perak. Setelah itu si Bambang dan Iprul berjalan-jalan sambil bertukar nomor telepon. Setelah menyimak cerita di atas, apakah Anda menyadari poin pentingnya? Sedekah sekecil apapun pasti berbalas, namun terkadang akal kita tidak menyadarinya. Bambang memang hanya bersedekah 1000 perak, namun balasannya adalah 10 ribu perak. 10x lipat dari yang sudah ia berikan. Kecil memang, dan karena kecil kitapun juga sulit menyadarinya. Itu jika sedekahnya kecil, bagaimana jika besar?

  Ada lagi cerita dahsyat!! Pengalaman saya sendiri. Cerita ini awalnya tentang usaha saya yang saya lakukan dulu ketika saya kuliah. Anda bisa melihat video di mana usaha saya mendapat kerjasama berupa bantuan modal di link ini http://youtu.be/jGvd5sN4gsw

  Ceritanya saya sudah memulai usaha itu sebelum mendapatkan bantuan modal tersebut melalui sebuah kompetisi bisnis, di mana saya menjadi juara satunya pada saat itu. Walau demikian ternyata dana itu hampir dibatalkan oleh panitia, otomatis saat itu saya menggunakan modal sendiri. Tentunya saat itu saya sudah dibebani dengan kewajiban membayar gaji pegawai dan lain-lain yang sangat susah untuk dilakukan, mengingat saya masih mahasiswa saat itu.

 Akhirnya saya belajar bisnis sampai ke Bogor. Di sana saya bertanya dengan guru bisnis saya pada saat itu tentang kondisi keuangan saya yang sangat buruk. Berikut kira-kira perbicangan saya dengan guru bisnis saya: Saya: Pak saya sedang mengalami masalah (saya ceritakan semua masalahnya). Kira-kira solusinya bagaimana pak? Guru: Kamu punya uang berapa? Saya: Tidak banyak pak (karena memang tersisa hanya beberapa ratus ribu) Guru: Kamu sedekahkan semua! Saya: Serius pak!!?? (Dalam hati saya, ini guru sudah tidak waras, punya masalah kok malah nambah masalah-pikir saya waktu itu)

  Guru: Iya saya serius, kamu punya uang berapa, sedekahkan semua. Saya: (Dalam hati saya, jauh-jauh pergi ke bogor yasudahlah) Bisa saya sisihkan beberapa pak? Untuk pulang ke Bandung? (Karena waktu itu saya masih kos dan kuliah di Bandung) Akhirnya setelah berkonsultasi dengan guru bisnis saya, saya memutuskan untuk menyedekahkan beberapa uang di ATM saya saat itu. (Mohon maaf ini bukanlah riya, namun ini sebenarnya berita baik, di mana berita baik boleh disampaikan dan diberitakan).

 Setelah seminar itu saya pergi menuju ATM dan menarik beberapa uang (jumlahnya tidak saya sebutkan), kemudian saya jalan-jalan di sekitaran kota dan saya sedekahkan satu per satu ke pemulung sampah. Apakah Anda tahu? jujur dalam hati saya sangat khawatir karena itu adalah satu-satunya uang simpanan saya di ATM, dalam hati saya “Waduw abis ini makan pake apa ni!!” Sesudah melakukan prosesi sedekah itu, ternyata seminggu kemudian saya mendapat telepon dari jakarta, yang ternyata adalah kabar luar biasa !!

 Saya ditelpon bahwa senin besoknya saya diharuskan pergi ke Jakarta untuk tanda tangan kontrak perjanjian kerjasama yang juga diliput oleh Antara TV, Antara News dan beberapa koran lokal. Wow !! Pikir saya ini keajaiban, di saat rencana pemberian dana bantuan itu sempat dikatakan batal karena alasan teknis, www.epaminternational.com 21 ternyata dicairkan juga oleh Sang Pemberi Rizki!! Hal yang mustahil, namun terjadi, dan di luar dugaan!!

 Tidak itu saja, ada satu lagi cerita dahsyat yang luar biasa! Ceritanya saya dan istri berobat ke dokter kandungan untuk mengecek apakah istri saya hamil atau tidak. Waktu itu kami baru saja pulang umroh. Ternyata istri saya dinyatakan hamil oleh dokter. Tentunya kami berdua sangat senang. Namun bukan itu puncak kesenangannya. Pada bulan ke 9 lebih 20 hari, istri saya akhirnya melahirkan. Dan tahukah Anda? Bertubi-tubi rezeki datang kepada kami sekeluarga (saya, istri dan anak saya yang baru lahir). Biaya persalinan sebesar 5,1 juta dibiayai oleh orang lain!

 Tidak hanya itu sampai bulan ke 2 usia anak saya, tidak pernah satupun baju untuk bayi yang saya beli, melainkan diberi oleh banyak orang, mulai dari tetangga, kerabat, sanak saudara dan lainnya. Selain itu anak saya juga mendapat hadiah dari sahabat mertua berupa stroller (kereta bayi) yang harganya terbilang mahal dan memang bermerek. Subhanallah banyak sekali nikmat rezeki saat itu. Dan sampai saya menulis tulisan inipun hadiah-hadiah itu masih berdatangan. Bahkan saya tidak pernah membelikan baju untuk anak saya sendiri kecuali kaos dalam bayi dan popok saja.

 Subhanallah!! Permasalahannya sekarang, sedekah seperti apa yang dahsyat dampaknya? Sedekah itu memiliki ciri-ciri yang khusus dan unik. Tahukah Anda bahwa siapapun yang bersedekah, mau dia itu seorang www.epaminternational.com 22 dermawan, pencuri, bahkan bandar narkoba sekalipun akan selalu bertambah kekayaannya. Sedekah itu tidak mengenal siapa pelakunya, sedekah hanya tahu 1 hukum, yaitu siapapun yang bersedekah akan selalu menerima balasannya.

  Walaupun seseorang bersedekah dengan pamer, dan sombong tetap saja ia akan menerima balasan berupa harta berlipat-lipat, hanya saja balasan di alam sana (akhirat) yang berbeda. Biar dapet „dua-duanya‟ lebih baik bersedekah karena memang ikhlas, dan sedekah yang terbaik adalah sedekah yang sesuai perkataan Baginda Nabi. Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dia berkata: Seorang laki-laki mendatangi Rasulullah shallallahu „alaihi wasallam & bertanya, “Wahai Rasulullah, sedekah apakah yang paling besar pahalanya?” Maka beliau menjawab: “Yaitu kamu bersedekah saat sehat, kikir, takut miskin, & kamu berangan-angan utk menjadi hartawan yang kaya raya.

  Dan janganlah kamu menunda sedekah, hingga nyawamu sampai di tenggorokan, barulah kamu berkata, “Ini utk si fulan & ini utk fulan. Dan ingatlah, bahwa harta itu memang utk si fulan.” (HR. Al-Bukhari no. 1419 & Muslim no. 1713) Bersedekah mengharap kaya tentu boleh-boleh saja, selama mengharapnya hanya pada Sang Pemberi Rezeki. Bahkan di dalam hadis di atas dikatakan bahwa sedekah dengan berharap menjadi kaya raya adalah sedekah yang paling besar pahalanya! Berapa yang harus disedekahkan? Di dalam ayatnya selalu dikatakan bahwa „...sedekahkanlah sebagian dari hartamu...‟. Ingat kata-kata yang digaris bawahi? Yaitu kata „sebagian‟.

  Seandainya saya meminjamkan Anda uang 100rb perak, kemudian suatu ketika saya meminta lagi uang tersebut dengan perkataan demikian, “Wahai fulan, boleh aku minta sebagian kecil dari uang yang kuberi dulu?” Maka berapa Anda akan mengembalikan uang tersebut? Barangkali ada yang mengembalikan 10rb, 5rb, seribu atau bahkan mungkin 100 perak. Ya tidak ada yang salah, toh permintaan saya adalah sebagian kecil. Sekarang saya kembalikan lagi semua uang tadi menjadi utuh 100rb perak. Saya meminta lagi uang yang saya pinjamkan dengan perkataan demikian, “Wahai Fulan, sekarang saya meminta sebagian besar dari uang yang saya pinjamkan dulu.”

  Berapa yang akan Anda berikan? Barangkali Anda memberikan 90rb, 80rb karena permintaan saya adalah sebagian besar. Jika Anda memberikan 100rb maka itu adalah semua, bukan sebagian besar. Nah sekarang saya kembalikan lagi semua uangnya menjadi utuh 100rb perak. Sekarang saya meminta lagi kepada Anda untuk memberikan uang yang saya pinjamkan dengan perkataan demikian, “Wahai Fulan, sekarang aku meminta sebagian dari uang yang aku pinjamkan.” Berapa banyak Anda akan berikan? Ya jika akal kita berjalan dengan baik maka seharusnya kita memberikan 50rb perak. Itulah perintahnya, „sedekahkanlah sebagian‟ namun kebanyakan dari kita hanya memberikan sebagian kecil, bahkan sangat keciiiiiill. Oleh karena itu balasannya pun kecil. Jika kita mampu memberikan „sebagian‟ yang dimaksud, maka dampaknya pun dahsyat.

  Berapa nominalnya? Sekitar 20- 40% dari penghasilan Anda. Besar dan berat? Itu adalah pilihan Anda, mau berapa persen... www.epaminternational.com 24 Tunggu dulu, sampai di sini terkadang orang sering terjebak. Pernah ada komentar seperti ini dilontarkan kepada saya saat sesi pelatihan, “Pak saya ini sudah sering sedekah, namun kenapa hasilnya belum ada?” . Sedekah harus dipisahkan dengan zakat (bagi yang Muslim saja). Sedekah itu sunnah (tidak wajib), sedangkan zakat itu wajib! Nah zakat itu sifatnya mempertahankan rezeki sehingga jika zakat tidak dikeluarkan maka justru ia akan keluar dengan sendirinya.

 Misal tiba-tiba genteng bocor, ban motor bocor, tibatiba kita jatuh sakit dan banyak alasan-alasan lain yang „memaksa‟ agar harta kita keluar dengan sendirinya. Zakat itu Cuma 2,5% dan pajak itu 10% tapi kebanyakan orang mengeluarkan pajak lebih penting daripada zakat. Zakat itu wajib dan menjaga harta, sedangkan sedekah itu tidak wajib namun memperbanyak harta. Jikalau Anda sering mendengar atau melihat orang-orang yang berpendapat, “Sedekah itu gak ada manfaatnya” maka bisa saya pastikan mereka bukanlah ahli sedekah.

 Biasanya orang yang sering berkata demikian adalah mereka yang tidak pernah/jarang bersedekah. Perlu bukti? Pastilah Anda tahu siapa itu Bill Gates. Dia kembali menjadi orang terkaya di tahun 2013, setelah beberapa tahun sebelumnya posisinya naik turun. Tahukah Anda, ia rela menyumbangkan 90% penghasilannya untuk amal di yayasan yang ia buat yang disebut dengan Bill & Melinda Gates Foundation. Sudah bukan sebagian lagi, melainkan ia menyedekahkan 90% penghasilannya (sebagian besar)!!

 Jikalau Anda mengamati para miliuner di Indonesia, sebut saja Chairul Tanjung, Aburizal Bakrie, Hary Tannoe, dan Pak Harto sekalipun, semuanya memiliki Yayasan, atau lembaga amal. “Orang-orang kaya adalah orang yang banyak memberi, karena mereka sadar dengan semakin banyak memberi maka semakin banyak menerima, itulah rahasia orang-orang kaya. Sementara orang-orang yang biasa saja terlalu kikir pada hartanya, dan itulah rahasia orang rata-rata.“ Sedekah itu pasti balasannya. Ingin mudah melakukannya? Mulailah dari hal yang kecil. Saya sering menyebutnya istilah S3 (Sedekah Seribu Sehari).

 Cobalah lakukan ini untuk merutinkan kebiasaan bersedekah. Sedekah itu amalan yang paling mudah, dan hanya memerlukan waktu beberapa detik saja. Amalan singkat dengan balasan berlipat, itulah sedekah ! Anda yakin sedekah bisa melejitkan rezeki Anda? Buktikan!! Kebanyakan orang protes duluan sebelum membuktikan. Praktek dulu baru protes.. jangan protes dan gak pernah praktek.. Okey?? Yuk berbondong-bondong kita bersedekah !! 

S3 : Silaturahim


 Ini dia amalan yang merupakan faktor kali dalam memperlancar rezeki. Bahasa kerennya adalah networking. Pernahkah Anda berbincangbicang di suatu tempat, kemudian bertemu dengan orang baru dan membahas banyak aspek? Sampailah di suatu topik di mana terjadi kesamaan ide dan saling memberi info-info yang lain? Misal ada perbincangan seperti ini, “Oh kamu juga suka itu ya, iya ne nanti aku kenalin temenku yang ahli di bidang itu.” Atau misal, “Oh iya aku juga memang seneng ama itu, nanti kita kontak-kontak lagi ya, sapa tahu bisa kerjasama.” Bisa juga seperti ini, “Loh kamu suka sama artis itu toh, ya keren banget ya dia.

  Emang kamu ngoleksi apa aja? Rumahmu di mana sih, kapan-kapan tak maen ke sana.” Pernah mendapat obrolan serupa? Manusia itu memang mahluk sosial. Artinya sehebat apapun kita, tetaplah kita tidak dapat hidup sendiri, dan sukses sendiri. Untuk mencapai sukses tentulah perlu bantuan orang lain. Sampai seorang pakar komunikasi Dale Carnegie mengatakan bahwa seseorang yang memiliki kemampuan berkomunikasi baik dengan orang lain dan mampu mempengaruhi orang lain maka ia akan mudah meraih kesuksesan di dunia ini.

  Lalu silaturahim yang dapat memperlancar rezeki itu yang seperti apa? Silaturahim bukanlah silaturahmi, karena dua kata tersebut memiliki makna yang berbeda, walau terkadang orang sering menggunakan keduanya. Menurut para ulama, silaturahmi berasal dari dua suku kata, yaitu silah dan rahmi. Silah artinya menyambungkan, sedangkan rahmi artinya rasa nyeri luar biasa yg dirasakan ibu-ibu sebelum melahirkan anaknya. Jadi istilah silaturahmi artinya menyambungkan rasa nyeri. Sementara yang benar adalah silaturahim. Silah yang berarti menyambungkan dan rahim artinya kekerabatan. Jadi silaturahim "menyambungkan kekerabatan ukhuwah diantara kita semua."

 “Barangsiapa ingin dibentangkan PINTU RIZKI untuknya dan dipanjangkan umurnya hendaknya ia menyambung SILATURAHIM.” (HR Bukhari). Silaturahim yang dimaksud dan yang memiliki kekuatan ampuh adalah seperti yang dijelaskan berikut ini. "Yang disebut bersilaturahim itu bukanlah seseorang yang membalas kunjungan atau pemberian, melainkan bersilaturahim itu ialah menyambungkan apa yang telah putus" (HR Bukhari). Selain memperlancar rezeki, silaturahim juga memiliki pahala yang lebih besar dari sekedar berpuasa. "Maukah kalian aku tunjukkan amal yang lebih besar pahalanya daripada shalat dan shaum?" tanya Rasul pada para sahabat. "Tentu saja," jawab mereka. Beliau kemudian menjelaskan,

 "Engkau damaikan yang bertengkar, menyambungkan persaudaraan yang terputus, mempertemukan  kembali saudara-saudara yang terpisah, menjembatani berbagai kelompok dalam Islam, dan mengukuhkan tali persaudaraan di antara mereka adalah amal saleh yang besar pahalanya. Barangsiapa yang ingin dipanjangkan umurnya dan diluaskan rezekinya, hendaklah ia menyambungkan tali silaturahim" (HR Bukhari Muslim). Seringlah berkunjung ke rumah sahabat Anda, teman Anda terutama orang-orang yang baru saja Anda kenal.

 Jikalau Anda termasuk orang yang pemalu, Anda bisa mengajak sahabat atau teman Anda untuk berkunjung ke rumah orang baru tersebut. Tidak pernah rugi orang-orang yang menjalin silaturahim. Dan tidak pernah orang merasa lebih dihargai, selain ada orang yang berkunjung ke rumahnya. Siapapun yang rumahnya dikunjungi pastilah pemilik rumah itu merasakan kesenangan dan keterikatan antara ia dan sang tamu. Dari situlah terbukalah pintu-pintu rizki yang luar biasa. Sapalah orang lain, ingat betul namanya dan sebutlah nama orang itu dengan benar (bukan nama julukan atau nama ejekan).

 Sebutlah dengan nama lengkapnya, karena nama adalah hal terindah yang didengar oleh orang lain. Berkunjunglah ke sahabat-sahabat Anda dulu yang lama tidak bertemu. “Terkadang Tuhan memberikan rezeki kita melalui orang lain. Dan tentunya masih banyak lagi rezeki kita yang dibawa oleh mereka-mereka yang belum kita kenal sebelumnya. Kenalilah mereka, maka rezeki akan semakin banyak datang dan akrab dengan Anda.” Cobalah dan buktikan sendiri hasil dahsyatnya! Tidak sampai seminggu Anda akan merasakan dampak luar biasa!!

S4 : Shalat Dhuha


  Dhuha Jika 3S yang sebelumnya bisa dilakukan siapapun, apapun rasnya, apapun jenis orangnya, apapun agamanya, maka untuk yang dua S terakhir ini hanya bisa dilakukan untuk yang muslim saja. Walau demikian 2S ini sangat powerful sekali untuk memperlancar rezeki. Seringkali banyak orang bertanya, “Pak shalat Dhuha mana mungkin bisa memperlancar rezeki, tidak masuk logika. Shalat kan kegiatan biasa, duitnya datangnya dari mana?”

 Anggap saja seperti ini, misalnya saja Anda adalah bos dari perusahaan ternama di Indonesia, yaitu perusahaan rokok. Anda memiliki ribuan pekerja pelinting rokok yang bekerja di pabrik Anda. Saat ini menunjukkan jam 9 pagi hari Senin, seperti biasa Anda mengontrol beberapa pekerja Anda untuk melihat hasil pekerjaan masing-masing. Mulai dari pintu masuk pabrik Anda melihat satu per satu kinerja pegawai Anda. Setelah Anda yakin semua pekerjaan bekerja sesuai standar yang Anda inginkan, Anda kembali lagi ke ruangan Anda sambil memeriksa email di komputer Anda. Anda menemukan ada satu email yang datang dari orang rusia yang juga sahabat Anda. Ia menginginkan kerjasama kontrak rokok.

 Beginilah kira-kira isi emailnya dalam bahasa Indonesia.  “Dear Fulan, semoga kau selalu sehat di Indonesia. Aku tahu bisnismu saat ini sangat maju. Aku di Rusia ingin mengembangkan bisnis baru. Aku harap produkmu dapat diterima dengan sangat baik di negaraku. Aku berharap kedatanganku Senin ini di Indonesia dapat segera merealisasikan perjanjian kerjasama ini. Aku meminta produk terbaikmu dikirim ke Negaraku sebanyak 2000 ton. Aku harap dirimu dapat segera membuat perjanjian dalam dua bahasa (Inggris dan Indonesia).

  Aku akan mendarat pukul 15.00 sore ini di kotamu, dan aku harus pergi lagi pukul 18.00 ke Paris.” Tentu saja Anda akan panik, bagaimana tidak, sekarang sudah pukul 09.00 pagi dan Anda tidak bisa berbahasa Inggris. Tinggal tersisa beberapa jam saja untuk membuat surat perjanjian, dan Anda harus segera pergi ke airport setelah itu. Lalu bagaimana? Apakah Anda akan melepaskan peluang ekspor 2000 ton dan ekspansi bisnis Anda ke luar negeri? Tiba-tiba terbersit ide, ada beberapa pegawai Anda yang memang bisa lancar berbahasa Inggris! Anda datang ke depan pegawai Anda semua sambil berkata, “Semua pegawaiku yang bisa berbahasa inggris, sekarang aku memanggil kalian ke kantorku untuk membantuku.” Beberapa pegawai Anda yang bisa berbahasa Inggris tertarik begitu mendengarkan permintaan Anda.

  Namun mereka juga sibuk dengan pekerjaan mereka masing-masing (yaitu melinting rokok), dan mereka mengejar target masing-masing, jika berhasil melinting rokok sesuai target maka merekapun mendapat bonus. Di jam-jam sibuk, jam-jam produktif Anda memanggil pegawai Anda yang bisa berbahasa inggris, namun hanya 3 orang saja yang datang. Ketiganya bersama Anda membuat perjanjian itu bersama-sama. Anda membuat perjanjian dalam bahasa Indonesia kemudian mereka menerjemahkannya.

 Selesailah perjanjian itu, dan pertemuan dilakukan pukul 15.00 dan terjadi kesepakatan. Anda berhasil mendapatkan transaksi 2000 ton!! Kira-kira apa yang akan Anda lakukan kepada 3 pegawai yang membantu Anda sebelumnya? Apakah Anda akan memberikan imbalan kepada mereka bertiga? Tentu saja !! Apakah Anda lebih mengenal mereka bertiga dibanding ribuan pegawai Anda yang lain? Tentu saja !! Apakah jika ketiga pegawai tersebut meminta pertolongan, Anda akan berusaha menolong mereka?? Tentu saja !! Itulah Shalat Dhuha yang luar biasa !!

  Di saat jam-jam sibuk, Sang Pemberi Rizki meminta waktu Anda! Di saat jam-jam paling produktif Anda, Sang Pemberi Rizki ingin Anda menyapaNya. Dan tentulah hanya sedikit yang meluang waktunya untuk bertemu denganNya. Dan bagi mereka yang melakukannya, tentunya ada balasan yang luar biasa. ”Allah berfirman : Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan empat rakaat pada waktu permulaan siang ( Shalat Dhuha ) niscaya pasti akan Aku cukupkan kebutuhanmu pada akhir harinya ” (HR.Hakim dan Thabrani).

 Apakah jika melakukan shalat dhuha sekali langsung mendapatkan rezeki berlimpah? Ya, jika Tuhan memang berkehendak demikian (InsyaAllah), namun yang dimaksud amalan memperlancar rezeki di sini adalah Shalat Dhuha yang dirutinkan. Jika Anda berat melakukannya, jangankan 12 rakaat, maka mulailah dengan 2 rakaat setiap hari. Walau demikian hebatnya Shalat Dhuha, tetaplah tidak boleh melalaikan yang wajib, yaitu Shalat Fardhu. Sangatlah celaka, jika ada orang yang hanya ingin kaya maka ia rutin shalat dhuha namun melupakan shalat fardhu, maka ini sangat keliru, karena apapun kondisinya shalat fardhu tetap tidak boleh ditinggalkan karena hukumnya wajib. Pernah ada suatu kisah di mana saya ingin membuktikan kehebatan shalat dhuha.

 Waktu itu saya belum rutin melakukan shalat dhuha 4 rakaat. Kondisi saya sedang tidak sehat saat itu, karena batuk kering yang beberapa hari belum sembuh. Pernah saya meminum beberapa obat batuk yang diiklankan di TV namun tidak kunjung sembuh juga. Akhirnya saya memutuskan untuk melakukan shalat dhuha dengan harapan membuktikan kebenaranya memperlancar rezeki. Memang terkesan tidak sopan, namun saya ingin benarbenar merasakan hasilnya saat itu. Alhasil saya memutuskan untuk berobat ke dokter spesialis paru untuk mengecek apa yang sebenarnya terjadi dengan tubuh saya. Kemudian saya bertemu dengan dokter di salah satu rumah sakit ternama di Semarang.

 Tubuh saya mulai dicek, dan dianalisis, dan alhamdulillah batuk itu disebabkan oleh alergi. Saya diberi resep oleh dokter tersebut yang harga obatnya ternyata cukup mahal. Usut punya usut melalui obrolan singkat, ternyata dokter tersebut adalah sahabat Ayah saya. Dia cukup dekat dengan Ayah saya, dan keajaiban kembali terjadi!! Obatnya digratiskan oleh dia, dan saya tidak perlu membayar biaya berobat (berobat ke spesialis perlu membayar sekian ratus ribu perak).

 Sambil pulang saya senyum-senyum dan berkata ke diri sendiri, “Betapa hebatnya Shalat Dhuha, jika satu hari keajaibannya seperti ini, bagaimana jika rutin?” Kemudian saya mulai berpikir dan menganalisis, bahwa apa saja yang terjadi merupakan bagian dari janjiNya, di mana siapa saja yang mengerjakan shalat dhuha 4 rakaat maka akan dicukupkan rejekinya di hari itu. Subhanallah.. Sering saya berkata seperti ini kepada para peserta pelatihan saya mengenai shalat dhuha, “Cobalah dulu baru protes, jangan protes dan ga pernah nyoba!”. Rutinkan shalat dhuha mulai dari sekarang! Dan lihatlah hasilnya!

S5 : Shalat Tahajud


 Ini merupakan amalan yang paling dahsyat, dan sangat luar biasa dampaknya! Ini adalah amalan yang jika dilakukan (dengan rutin tentunya), hidup Anda akan berubah, PASTI!! Lantas bagaimana logikanya? Bukankah shalat tahajud hanyalah gerakan shalat saja? Bagaimana ia bisa memperlancar rezeki? Masih berhubungan dengan kisah sebelumnya. Namun kali ini jam 12 malam, saat Anda sedang berada pada posisi yang sangat enak untuk tidur, sambil buka-buka gadget Anda. Ternyata Anda mendapatkan lagi email dari sahabat Anda dari Rusia. Begini kira-kira bunyinya, “Wahai Fulan, senang sekali aku bekerjasama dengan dirimu.

  Rokokmu di negaraku Rusia laku keras! Tak kusangka hasilnya jauh lebih baik dari harapanku dulu. Sekarang aku akan melakukan ekspansi lebih jauh lagi. Aku meminta kau mengirimkan rokokmu ke negaraku sebanyak 20.000 ton. Namun waktuku tidak banyak. Pagi ini aku akan mendarat di kotamu, aku harap perjanjian dapat segera ditandatangani pukul 07.00 pagi ini. Dan aku akan langsung berangkat ke India untuk keperluan bisnis yang lain. Terima kasih.” Panik? Tentu saja. Sekarang pukul 00.00 tengah malam.

  Tidak ada siapapun yang bisa membantu Anda, dan Anda harus www.epaminternational.com 35 menyelesaikan perjanjian itu sebelum pagi hari. Tidak tanggungtanggung proyek 20.000 ton tentunya sangat menggiurkan. Kondisi yang paling parah adalah Anda tidak bisa berbahasa inggris, lalu bagaimana solusinya? Mulailah Anda terpikirkan untuk memanggil pegawai-pegawai Anda sebelumnya yang membantu Anda. Anda menelpon mereka satu per satu.

  Dari situ Anda mendapat beragam tanggapan, mulai dari telpon yang tidak diangkat (karena telpon tengah malam), ada juga yang mencaci maki Anda (barangkali karena pegawai tidak sadar jika yang menelpon adalah bosnya sendiri, dan terbawa emosi karena masih mengantuk), ada juga yang mengangkat telpon namun beberapa menit terdiam dan tidak ada tanggapan (mungkin sempat mengangkat telpon namun tidur kembali). Dari situ hampir bisa dipastikan tidak ada satupun pegawai yang dapat membantu Anda. Di tengah-tengah keputusasaan Anda, tiba-tiba Satpam Anda mengetuk pintu Anda. Ia berkata bahwa ada anak buah Anda yang datang tengah malam menaiki sepeda.

  Ia berkata, “Pak ada orang pabrik yang datang, katanya Bapak nelpon penting. Disuruh masuk apa suruh pulang pak?”. Tiba-tiba wajah Anda sumringah, ternyata ada pegawai yang datang memenuhi permintaan Anda, walau kondisinya sangat tidak mungkin karena waktu sudah menunjukkan pukul 03.00 pagi. Ia hanya mengenakan pakaian seadanya, dan bermodalkan jaket lusuh agar badannya tidak dingin. Saat ia melihat Anda ia berkata, “Iya bapak, tadi bapak menelepon ya, mohon maaf pak jika terlambat, tadi ban motor saya bocor, sehingga saya kembali lagi untuk naik sepeda ontel saja. Ada yang bisa dibantu pak?” Anda tecengang, di saat Anda membutuhkan dia, ia benar-benar berusaha untuk memenuhi panggilan Anda.

 Akhirnya Anda dengan sigap karena waktu yang tidak banyak, Anda dan dia bersama-sama menyusun perjanjian dalam 2 bahasa. Waktu sudah mendekati subuh, akhirnya selesai perjanjian itu. Pergilah Anda ke bandara menemui sahabat Anda dari Rusia untuk penandatanganan kontrak. Setelah berbincangbincang mengenai perkembangan rokok di Rusia, ditandatanganilah perjanjian itu. Anda berhasil mendapatkan kontrak ekspor ke Rusia senilai 20.000 ton rokok.

 Kemudian Anda langsung teringat dengan pegawai Anda yang sudah membantu Anda tengah malam tadi. Kira-kira apakah Anda akan memberikannya bonus yang jauh lebih besar dari sebelumnya? Pasti!! Apakah Anda akan menaikkan jabatannya di perusahaan Anda? Jelas saja!! Apakah Anda akan jauh lebih mengenalnya dibandingkan pekerja Anda yang lain? Ya!! Jika ia meminta pertolongan kepada Anda, apakah Anda akan membantunya? Sudah pasti, dan Anda akan benar-benar menbantu urusannya sampai selesai!! Itulah Shalat Tahajud. Shalat yang memang tidak mudah untuk dilakukan.

 Di saat Sang Pemberi Rizki memanggil banyak hambaNya, hanya sedikit yang datang memenuhi seruannya. Bahkan bisa dihitung dengan jari. Namun balasan bagi mereka yang memenuhi seruannya sangatlah dahsyat, dan balasannya sangat luar biasa! Shalat tahajud juga mampu memberatkan lisan seseorang, sehingga perkataannya lebih mudah dipercaya dan mampu mempengaruhi banyak orang.  “Hai orang yang berselimut (Muhammad), bangunlah (untuk sembahyang) di malam hari, kecuali sedikit (daripadanya), (yaitu) seperduanya atau kurangilah dari seperdua itu sedikit. Atau lebih dari seperdua itu. Dan bacalah Al Quran itu dengan perlahan-lahan.

 Sesungguhnya Kami akan menurunkan kapadamu perkataan yang berat.” (QS Al Muzzammil: 1-6) Amalan ini merupakan amalan yang paling powerful. Saya akan bercerita kepada Anda tentang kisah usaha pengadaan yang saya jalankan. Usaha pengadaan adalah usaha di mana kami menawarkan barang/jasa kepada institusi pemerintah. Biasanya untuk pengadaan barang di atas 200juta maka pemerintah harus melelang kebutuhan barang/jasa tersebut. Pemenang pengadaan (tender/lelang) adalah mereka yang mampu memberikan harga barang termurah. Sering sekali banyak keajaiban yang terjadi, di mana usaha kami berada di posisi 2 atau posisi 3 dari yang termurah.

 Memang bukan yang termurah, karena yang termurah pastilah no 1. Setelah itu ada proses pengecekan spesifikasi. Di mana semua produk yang ditawarkan haruslah sama persis, sampai ke no serinya. Ajaib memang, tidak jarang usaha kami naik ke posisi pertama karena sering spesifikasi peserta no 1 sebelumnya ada saja yang tidak sesuai.

 Misal suatu dinas memerlukan proyektor dengan no seri S-10A, maka no 1 memberikan spesifikasi yang mirip secara fisik namun tidak sama serinya, misal S-10Abr. Maka jika ada spesifikasi yang tidak sama, naiklah posisi 2 menggantikan posisi 1. Begitu juga, jika peserta no 2 sebelumnya ada yang tidak sama, maka naiklah posisi 3 sebelumnya menggantikan posisi 2. Sering sekali kami memenangkan proses tender bukan dengan harga termurah, melainkan keajaiban atas kehendak Sang Pemberi Rizki.

 Shalat tahajud yang dahsyat adalah shalat tahajud yang Anda rutinkan. Anda bisa memulainya dengan mudah, mulailah shalat tahajud tepat beberapa menit sebelum shalat subuh. Anggap sebagai latihan. Kemudian jika Anda sudah terbiasa mulailah shalat tahajud tepat sepertiga malam, atau setengahnya, kirakira pukul 1-3 malam. Rutinkanlah! Dan saya berani memberikan jaminan kepada Anda jika Anda merutinkan ini selama 1 bulan penuh, maka nasib Anda langsung berubah, ga pake lama!! Ingat syarat S yang pertama (yaitu Syukur) harus Anda lakukan terlebih dahulu. Siap??? 

Penutup

 Amalan yang sederhana ini saya harap mampu segera Anda amalkan dan ajarkan kepada sahabat-sahabat Anda atau orang yang Anda kasihi. Karena sesungguhnya seseorang yang berilmu tidak akan mendapatkan manfaat apa-apa sebelum mempraktikkan ilmu yang ia kuasai sekaligus membagikannya (mengajarkannya) kepada banyak orang lain. Saya harap ebook ini dapat memberikan manfaat bagi Anda, dan banyak orang lain di luar sana. Semoga Sang Pemberi Rezeki selalu melimpahkan kita semua rezeki yang halal dan berlimpah. Sampai jumpa lagi di puncak kesuksesan. Salam dahsyat, super, luar biasa !!
 
 Mega Bagus Herlambang

Baca Juga : Cara Berhenti Merokok

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.