Garap Umrah Digital, Traveloka: Kami Cinta Indonesia

Menteri Komunikasi serta Informatika, Rudiantara, baru saja ini tanda-tangani nota kesapahaman dengan Pemerintah Arab Saudi dalam rencana meningkatkan ekonomi digital, terutamanya di bagian umrah. Dalam penandatanganan kerja sama itu, Rudiantara membawa serta dua startup unicorn lokal, yakni Traveloka serta Tokopedia.



Public Relation Director Traveloka, Sufintri Rahayu, mengaku belum mengetahui detil bentuk kerja sama antarpemerintah itu. Tetapi nota kesapahaman yang dikerjakan mempunyai tujuan membuat pengalaman digital dalam bagian umrah.

"Kedatangan kami kesana salah satu bentuk rasa cinta kita ke Indonesia. Kita dukungan negara kita, lebih industrinya berada di bidang kita, digital serta tehnologi. Belumlah ada perbincangan . Usaha itu kan tidak gampang," tuturnya di Hotel Fairmont, Jakarta, Kamis 18 Juli 2019.

Sufintri menampik memberi komentar waktu diberi pertanyaan apa yang akan datang agen umrah serta haji akan ada di Traveloka. Dia mengatakan, tidak ada yang mengetahui mengenai hari esok, serta permasalahan ini masih juga dalam proses. Menurut dia, lebih baik menanti berita sah dari Rudiantara.

Bukan sekedar Traveloka, Tokopedia mengaku belum mengetahui bentuk kerja sama yang akan mereka kerjakan. Perusahaan menampik memberikan komentar semakin banyak atas rumor ini.

Dalam info resminya, Kominfo menjelaskan ada kekuatan kerja sama di antara Indonesia serta Arab Saudi dalam bagian umrah. Pria yang akrab dipanggil Chief RA itu mengatakan pasar umrah jadi captive market yang mungkin buat dua negara.

"Saya yakin ini ialah awal dari kerjasama kita di ekonomi digital untuk memberi dukungan Visi 2030 Arab Saudi dan visi Indonesia, yang disebut ekonomi digital paling besar di ASEAN," katanya.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.