Cara Mengajarkan Anak Kebiasaan Makan Sehat

Seiring dengan perkembangan jaman dan pengaruh iklan membuat anak-anak menjadi pemilih makanan, bahkan seringkali mengkonsumsi junk food. Anak-anak jatuh dalam kebiasaan buruk juga merupakan andil orang tua yang tidak pernah mengenalkan anak kebiasaan makan sehat sehingga tidak mengenal apa yang baik bagi mereka maupun apa yang tidak baik.



Kebiasaan Makan yang Tidak Sehat dan Yang Perlu Dihilangkan

Menghindari Kelompok Makanan Tertentu
Mungkin si kecil hanya suka makanan tertentu, atau anak remaja Anda tidak mau minum susu, pilih-pilih makan seperti ini yang bisa menghalangi anak-anak mendapatkan gizi yang mereka butuhkan dari masing-masing kelompok makanan
Tip Ahli: Seimbangkan diet anak Anda.

Pertimbangkan kalori yang anak-anak Anda butuhkan. Berapa banyak kalori anak-anak Anda butuhkan tergantung pada usia dan aktivitas, tapi di sini adalah panduan kasar: Anak-anak antara 2 s/d 6 tahun membutuhkan sekitar 1.600 kalori sehari, anak-anak yang lebih tua dan remaja membutuhkan sekitar 2.200 kalori, sedangkan anak laki-laki remaja membutuhkan sekitar 2.800.

Perhatikan porsi makanan mereka. Dorong anak-anak untuk menikmati apa yang mereka makan namun juga tidak berlebihan. Salah satu cara untuk berhenti makan terlalu banyak: Gunakan piring kecil, mangkuk kecil, dan sendok yang berukuran kecil.
Makan Terlalu Cepat

Makan sambil berjalan untuk berangkat kesekolah dapat menyebabkan sakit perut, makan berlebihan, atau hanya makan makanan yang salah. Biasakan makan dimeja dan makan secara perlahan agar makanan bisa dikunyah secara sempurna
Tip Ahli: Dorong anak-anak Anda untuk memperhatikan apa yang mereka makan.

Makan dengan kesadaran yang penuh merupakan kunci untuk kesehatan pencernaan yang baik untuk anak-anak. Ketika kita makan perlahan-lahan, makanan akan lebih dinikmati dan lebih cepat kenyang sehingga makan lebih sedikit.
Tips untuk membantu anak-anak makan dengan penuh kesadaran:

Duduk untuk makan
Makan di mobil atau dalam perjalanan ke sekolah akan menghalangi anak-anak dari menyadari bahwa mereka sudah makan
Hilangkan gangguan.

Dorong anak-anak untuk menyingkirkan buku, ponsel pintar, komputer, dan permainan sementara mereka makan. Jangan biarkan game, sms atau handphone di meja makan.

Perhatikan makanan.
Kepuasan muncul ketika kita bau, menyentuh, dan benar-benar mengecap rasa makanan kita, sehingga membuat anak-anak yakin melakukan hal itu.

Dengarkan.
Ajarkan anak-anak untuk memperhatikan apa yang tubuh mereka katakan, untuk belajar ketika mereka benar-benar lapar, dan ketika mereka sudah kenyang

Makan Junk Food Terlalu Banyak
Keripik, soda, permen: Di sekolah, rumah, di sudut toko, di mana-mana mereka berpaling, anak-anak memiliki akses mudah untuk mengkonsumsi junk food baik itu makanan dan minuman yang berkalori tinggi, bernutrisi rendah dan Anak-anak menyukai hal itu. Bahkan, beberapa survey mengatakan bahwa anak-anak makan makanan cepat saji 157 juta kali dalam sebulan.

Tip: Jangan membawa junk food ke dalam rumah.
Tak banyak yang dapat Anda lakukan ketika anak-anak jauh dari rumah, tetapi Anda bisa menjauhkan makanan dan minuman yang berkalori tinggi dan bernutrisi rendah dari rumah Anda. Penuhi pantry dengan banyak makanan ringan yang sehat seperti kacang mete, almond, walnut, buah-buahan seperti buah ceri, aprikot, anggur, dan sayuran manis yang renyah seperti paprika merah dan wortel

Minum Terlalu Banyak Kalori
Beberapa anak minum banyak jus, susu, minuman olahraga, dan soda, dan hamper jarang minum air. Meskipun jenis minuman tersebut adalah minuman berkalori tinggi, namun umumnya minuman tersebut rendah serat, sehingga membuat anak-anak mudah untuk over-konsumsi.

Tip : Minum lebih banyak air.

Air membentuk setiap sel dalam tubuh kita dan sangat penting untuk proses pencernaan makanan, jadi sangat baik apabila Anda mendorong anak-anak untuk  minum air putih lebih banyak.
Berapa banyak air yang harus anak-anak mengkonsumsi? Tidak ada target yang ditetapkan untuk persis berapa banyak anak air butuhkan, ide terbaik adalah untuk hanya mendorong anak-anak untuk minum sebanyak yang mereka inginkan. Meningkatkan daya tarik air dengan membuatnya lebih mudah untuk didapatkan. Cobalah memiliki botol air minum di lemari es, tambahkan jeruk iris, lemon, dan stroberi agar terlihat menarik dan lebih menyegarkan
Minuman lain.

Untuk anak-anak di bawah 13, dokter anak menyarankan menjaga asupan susu sampai 24 ons sehari atau kurang. Untuk jus, kurang lebih sebanyak 6 ons untuk anak-anak di bawah 6 tahun, dan maksimal 12 ons untuk anak-anak diatas 7 tahun

Tidak Melakukan Aktivitas Fisik
TV, video game, dan komputer, kegiatan ini membuat anak-anak menetap di ruangan tapi anak-anak perlu aktivitas fisik untuk kesehatan yang baik. Aktivitas fisik tidak hanya membantu anak-anak menjaga berat badan yang sehat, juga dapat meningkatkan harga diri dan kepercayaan diri, bahkan membantu kesehatan pencernaan dan merupakan kunci dalam mengobati masalah-masalah seperti sembelit.

Tip : Lakukan Aktivitas fisik selama 60 menit per hari
Cara Mengajarkan Anak Kebiasaan Makan Sehat : Menjadi Teladan
Makan yang benar adalah upaya keluarga. Cara mengajarkan anak kebiasaan makan yang sehat dengan melakukan diet seimbang, melakukan banyak aktivitas fisik, dan menghindari junk food. Salah satu cara anak-anak belajar kebiasaan makanan sehat adalah dengan memberikan contoh yang baik untuk mereka
Orangtua perlu menjadi contoh yang baik dari kebiasaan makan yang sehat bagi anak-anak. Jangan pernah menganggap bahwa anak akan mengikuti perkataan orang tua yang juga tidak pernah melakukan kebiasaan yang sehat.

Cara yang paling baik untuk mengajarkan kebiasaan sehat ini pada anak adalah menjadi role model bagi mereka.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.